Tuesday, May 8, 2007

P R O L O G

Blog ini kubuat memang dalam perjalanan saya untuk menggapai bintang. Terlalu puitis?? Tergantung siapa yang menanggapi. Lama belajar di sastra (bukan karena pingin menjiwai, tapi karena ngga lulus-lulus, wakakaka), saya senang dengan bahasa-bahasa yang samar. Yang dimaksud ini tapi ngomongnya dengan ibarat. Ngga mudeng dengan penjelasanku? Yo wis, aku dewe ya bingung. Pokoke gitulah.
Nanti apakah setelah bintangnya tergapai apa kemudian ngga nulis blog lagi? Yo embuh yo. Bisa jadi terus nulis, bisa jadi ngga. Who knows setelah bintang diraih, aku sudah jadi orang yang berbeda? jadi OSB (orang sibuk baru)? Dengan kantong tebal dan sibuk mondar-mandir di dalam dan luar negeri. Bukannya sibuk ngurusin bisnis, tapi sibuk berlibur dan beribadah. Wuih, hebat kan!
Apa Bisa!
Jawabannya (kata orang bijak): HARUS BISA DAN PASTI BISA!
Karena kata pakar, kalau kita berpikir bisa, kita akan bisa melakukannya. Kalau kita berpikir tidak bisa, kita jadi benar-benar tidak bisa melakukannya. Istilahnya "kita sesuai dengan pikiran kita."
Sebagai seorang Muslim, nampaknya kata pakar ini cocok banget dengan hadits qudsi yang maknanya: "Allah mengikuti prasangka hamba-Nya...."
jadi kalau kita yakin Allah akan membantu kita dalam menggapai bintang, yakin Allah pasti akan membantu. Jika ngga yakin, ya ngga bakalan dibantu.
Terus gimana? Apakah setelah berprasangka baik terus duduk menunggu bantuan Tuhan?? Kalau seperti itu bukannya bantuan Tuhan yang datang, tapi bantuan setan. Bantuan yang diberikan setan adalah bisikan yang akan mengeringkan hati kita supaya mengecam Tuhan karena tidak segera mengabulkan doanya.
Jadi, setelah optimis bisa, maka harus dilanjutkan dengan "perbuatan" atau "tindakan" atau bahasa kunonya "action". Action yang gimana? Ya action yang diplot untuk mendukung cita-citanya itu.
Misal, pingin mendaki gunung. Actionnya adalah: persiapan fisik dengan latihan lari atau jalan kaki selama 1 minggu atau secukupnya menurut kemampuan pribadi. Setelah itu menyiapkan perlengkapan yang diperlukan. Kemudian menyiapkan duitnya untuk naik kendaraan menuju gunung tersebut. Setelah semua lengkap, ya berangkat. Sendirian? Ya terserah. Ngajak teman juga boleh, tapi jangan bergantung dengan teman. Kalau temannya ngga mau terus ngga jadi berangkat. Kalau sudah kemauan, ada teman ngga ada teman tetap jalan. Nah kalau sudah nekat gini, berdoa pada Tuhan, minta kekuatan dan kesabaran. Disinilah Tuhan akan membantu karena melihat gigihnya kemauan dia.
Jadi kembali ke laptop, inilah blogku. Selama dalam perjalananku menggapai bintang, aku akan mengumpulkan artikel2 tentang kesehatan, motivasi, pengalaman pribadi dan apa saja yang menjadi interestku, sampai kuraih bintang itu.
Keep fighting!!

0 comments:

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template